About Me

Foto saya
Call me everything you want, because I'm unique :D

Jumat, 23 Oktober 2009

Sepasang kadal

Ini sebuah kisah nyata yang terjadi di Jepang.
Ketika sedang merenovasi sebuah rumah, seseorang mencoba merontokkan tembok.

Rumah di Jepang biasanya memiliki ruang kosong diantara tembok yang terbuat dari kayu.
Ketika tembok mulai rontok, dia menemukan seekor kadal terperangkap di antara ruang kosong itu, karena kakinya melekat pada sebuah paku.

Dia merasa kasihan sekaligus penasaran.
Lalu ketika dia mengecek paku itu, ternyata paku tersebut telah ada di situ 10 tahun lalu ketika rumah itu pertama kali dibangun.

Apa yang terjadi?
Bagaimana kadal itu dapat bertahan dengan kondisi terperangkap selama 10 tahun???

Dalam keadaan gelap selama 10 tahun, tanpa bergerak sedikitpun,
itu adalah sesuatu yang mustahil dan tidak masuk akal.

Orang itu lalu berpikir, bagaimana kadal itu dapat bertahan hidup selama 10 tahun tanpa berpindah dari tempatnya sejak kakinya melekat pada paku itu!

Orang itu lalu menghentikan pekerjaannya dan memperhatikan kadal itu,
apa yang dilakukan dan apa yang dimakannya hingga dapat bertahan.

Kemudian, tidak tahu darimana datangnya, seekor kadal lain muncul dengan makanan di mulutnya...astaga! !

Orang itu merasa terharu melihat hal itu.
Ternyata ada seekor kadal lain yang selalu memperhatikan kadal yang terperangkap itu selama 10 tahun.

Sungguh ini sebuah cinta...cinta yang indah.
Cinta dapat terjadi bahkan pada hewan kecil seperti dua ekor kadal itu.
Apa yang dapat dilakukan oleh cinta?

Tentu saja sebuah keajaiban.

Bayangkan, kadal itu tidak pernah menyerah dan tidak pernah berhenti memperhatikan pasangannya selama 10 tahun.

Bayangkan bagaimana hewan yang kecil itu dapat memiliki karunia yang begitu mengagumkan.

Dari cerita ini, kita bisa mengambil hikmah tentang hubungan yang terjalin antara orang tua, anak, saudara lelaki, saudara perempuan, teman,......

Berusahalah semampumu untuk tetap dekat dengan orang-orang yang kita kasihi.

JANGAN PERNAH MENGABAIKAN ORANG YANG ANDA KASIHI!!!

Bagikan cerita ini kepada semua orang yang telah menyentuh hidup anda,
dan membuat anda bertumbuh, mengerti, dan memahami lebih dalam lagi tentang hidup.
Bagikan cerita ini untuk semua orang. Semoga setiap orang dicintai

Rabu, 02 September 2009

Dua sisi

Ada seorang ibu rumah tangga yang memiliki 4 anak laki-laki. Urusan belanja, cucian, makan, kebersihan & kerapihan rumah dapat ditanganinya dengan baik. Rumah tampak selalu rapih, bersih & teratur dan suami serta anak-anaknya sangat menghargai pengabdiannya itu.

Cuma ada satu masalah, ibu yg pembersih ini sangat tidak suka kalau karpet di rumahnya kotor. Ia bisa meledak dan marah berkepanjangan hanya gara-gara melihat jejak sepatu di atas karpet, dan suasana tidak enak akan berlangsung seharian. Padahal, dengan 4 anak laki-lak di rumah, hal ini mudah sekali terjadi terjadi dan menyiksanya.

Atas saran keluarganya, ia pergi menemui seorang psikolog bernama Virginia Satir, dan menceritakan masalahnya. Setelah mendengarkan cerita sang ibu dengan penuh perhatian, Virginia Satir tersenyum & berkata kepada sang ibu : "Ibu harap tutup mata ibu dan bayangkan apa yang akan saya katakan" Ibu itu kemudian menutup matanya.

"Bayangkan rumah ibu yang rapih dan karpet ibu yang bersih mengembang, tak ternoda, tanpa kotoran, tanpa jejak sepatu, bagaimana perasaan ibu?" Sambil tetap menutup mata, senyum ibu itu merekah, mukanya yg murung berubah cerah. Ia tampak senang dengan bayangan yang dilihatnya.

Virginia Satir melanjutkan; "Itu artinya tidak ada seorangpun di rumah ibu. Tak ada suami, tak ada anak-anak, tak terdengar gurau canda dan tawa ceria mereka. Rumah ibu sepi dan kosong tanpa orang-orang yang ibu kasihi".

Seketika muka ibu itu berubah keruh, senyumnya langsung menghilang, napasnya mengandung isak. Perasaannya terguncang. Pikirannya langsung cemas membayangkan apa yang tengah terjadi pada suami dan anak-anaknya.

"Sekarang lihat kembali karpet itu, ibu melihat jejak sepatu & kotoran disana, artinya suami dan anak-anak ibu ada di rumah, orang-orang yang ibu cintai ada bersama ibu dan kehadiran mereka menghangatkan hati ibu".

Ibu itu mulai tersenyum kembali, ia merasa nyaman dengan visualisasi tsb. "Sekarang bukalah mata ibu" Ibu itu membuka matanya "Bagaimana, apakah karpet kotor masih menjadi masalah buat ibu?" Ibu itu tersenyum dan menggelengkan kepalanya.

"Aku tahu maksud anda" ujar sang ibu, "Jika kita melihat dengan sudut yang tepat, maka hal yang tampak negatif dapat dilihat secara positif".

Sejak saat itu, sang ibu tak pernah lagi mengeluh soal karpetnya yang kotor, karena setiap melihat jejak sepatu disana, ia tahu, keluarga yg dikasihinya ada di rumah.

Kisah di atas adalah kisah nyata. Virginia Satir adalah seorang psikolog terkenal yang mengilhami Richard Binder & John Adler untuk menciptakan NLP (Neurolinguistic Programming). Dan teknik yang dipakainya di atas disebut Reframing, yaitu bagaimana kita 'membingkai ulang' sudut pandang kita sehingga sesuatu yg tadinya negatif dapat menjadi positif, salah satu caranya dengan mengubah sudut pandangnya.


Terlampir beberapa contoh pengubahan sudut pandang :

Saya BERSYUKUR :

- Untuk istri yang mengatakan malam ini kita hanya makan mie instan, karena itu artinya ia bersamaku bukan dengan orang lain

- Untuk suami yang hanya duduk malas di sofa menonton TV, karena itu artinya ia berada di rumah dan bukan di bar, kafe, atau di tempat mesum.

- Untuk anak-anak yang ribut mengeluh tentang banyak hal, karena itu artinya mereka di rumah dan tidak jadi anak jalanan

- Untuk Tagihan Pajak yang cukup besar, karena itu artinya saya bekerja dan digaji tinggi

- Untuk sampah dan kotoran bekas pesta yang harus saya bersihkan, karena itu artinya keluarga kami dikelilingi banyak teman

- Untuk pakaian yang mulai kesempitan, karena itu artinya saya cukup makan

- Untuk rasa lelah, capai dan penat di penghujung hari, karena itu artinya saya masih mampu bekerja keras

- Untuk semua kritik yang saya dengar tentang pemerintah, karena itu artinya masih ada kebebasan berpendapat

- Untuk bunyi alarm keras jam 5 pagi yg membangunkan saya, karena itu artinya saya masih bisa terbangun, masih hidup dst...._.

Minggu, 30 Agustus 2009

Story About Love

crita ini w ambil dari mimpi w! hhe -__-"

dari dlu w emang ska sama david.. tapi w ngg pernah berani untuk pdkt sampai pada suatu hari, w ngalamin kejadian yang ngg pernah w duga.

di terik siang matahari, dinda terus berjalan, pandangan matanya kosong. sampai saat ia menyebrangi jalan, ia tak tahu bahwa ada suatu bahaya yang datang kearah dia. sebuah mobil melaju kencang kearah dinda
"aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa
aaaaa" dinda menutup matanya, seolah ia tak berani untuk melihat kejadian ini. namun seseorang lelaki dari kejauhan berlari menghempaskan tubuh dinda ke sisi jalan lain. dan lelaki itu tertabrak mobil yang melaju kencang itu. tubuh terhempas jauh.
"DAVIDDDDD..." dinda lari kearah david "ngg mungkin,, davidd bangunnn,,," air mata dinda pun mulai menetes tanpa henti. seseorang yang ia sayangi kini terbaring dengan penuh darah di semua bagian tubuhnya. david pun dilarikan ke sebuah rumah sakit. dinda pun pinggsan.

*dirumah sakit*

"david,,, david gimana keadaanya tan?" tanya dinda
"david koma, sekarang kita cuma bisa berdoa spaya dia cepet sadar."
"ini semua slah w tan,, coba kalo david ngg nolongin w, pzti dia ngg bkal gini.. harusnya w yang matii."
"hus jangan ngomong gitu."

hidup dinda pun kini terasa hampa. ia sangat menyesali kejadian itu.

seminggu kemudian
*Dikamar dinda*
dinda terbangun dari mimpinya. semua masalalunya kini sudah ia anggap sebagai kenangan, walaupun sampai saat ini david belum sadar dari komanya. di sudut kamarnya ia melihat seseorang lelaki, namun dinda tak dapat melihat wajahnya dengan jelas.
"syapa loe?" tanya dinda
"aaku?? aku tak tahu siapa aku."
"lalu? knapa loe kesini?"
"aku juga ga tau.. hanya rumah ini yang aku ingat. dan sepertinya aku pernah melihat kamu."
"ha? dimana? terus gimana lo bsa masuk kamar w! "

lelaki itu pun berjalan menembus benda benda yang ada didepannya! lelaki itu bukan manusia. dinda pun mulai merasa takut dengan kehadiran lelaki itu. Hari hari berikutnya dinda mulai merasa resah, karena di setiap waktu cowok itu selalu mengikutinya namun tiada satu temannya yang menyadari pria itu. Dinda slalu bertanya mengapa ia tak bisa melihat wajah cowok itu. namun suara cowok itu pernah ia dengar dan tak bgitu asing.
udh hampir seminggu laki laki itu mengikuti dinda dan cowok misterius itu pernah menyatakan cinta ke dinda namun dinda tolak. kesabaran dinda pun habis.

"PERGI LOE DARI KEHIDUPAN GUE DAN JANGAN PERNAH GANGGU GUE LAGI."
triak dinda ke cowok misterius itu.
"Kenapa? apa loe bsa jaga diri loe? oke w akan pergi dari hidup loe. tapi ngg sekarang."
"Gue udah gede, w bsa jaga diri gue sendiri. "

dinda pun lari meninggalkan cowok itu.

dua hari kemudian

dinda berjalan dengan pandangan yang kosong. ia bingung apakah benar cowok itu telah meninggalkan dia. dan kejadian ini terjadi lagi seperti memberitahu dinda siapa sosok cowok tsb dinda menyebrangi jalan tanpa melihat arah kanan ataupun kiri. sebua mobil melaju kencang kearah dinda..
"aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa" dunia seperti kembali disaat ia mengalami kejadian serupa. dan sosok cowok itu lah yang menghentikan laju mobil. dinda pun sekarang tahu siapa cowok yang slama ini slalu mengikutinya.
"davidddddddddddddddddddddddddddddddddd...... jaa.. jaaa... jadii loe david?!"
david tak mengubris perkataan dinda, tubuh david pun menghilang dengan senyumannya yang khas untuk dinda..
"Kenapa vid,,, knapa loe ngg bilang kalo itu loe... kenapa w ngg bsa ngliat wajah loe... w bego... w ngg tau kalo itu suara loe.. knapa... KNAPAAAA???"" dinda pun berlari tanpa arah... tak memdulikan orang orang yang memperhatikan tingkah anehnya

"daviddddddddddd"...................

____________________________________________________________________
*seminggu kemudian*

"kau buat aku bertanya
kau buat aku mencari
tentang rasa ini
aku tak mengerti
akankah sama jadinya
bila bukan kamu
lalu senyummu menyadarkanku
kau cinta pertama dan terakhirku"

terdengar alunan lagu dari kamar dinda. dinda hanya bisa nangis meratapi nasibnya (gue bangett -__-").

tok tok tokk
ada seseorang yang mengetuk pintu kamar dinda

"dinda..."
suara itu tak begitu asing di telinga dinda.... yah tk begitu asing,, dan dinda pun sadar itu adalah suara david.
"gak,, gak mungkin,, pasti w gila... david kan masih koma." pikir dinda
"dinda,,,, ayo buka sayang,, ada temen spesial kamu ni yang dateng." --> mama dinda

dinda pun membuka pintu.
"david?"
"hei"
"kok.. kok..???"
"hhe,, maaf ya,! sebenerya aku dah sadar dari koma dah lama, cuma w blom boleh keluar sama dokternya. ini ajj aku maksa .. hhe"
"ohh.." wajah dinda tampak sedikit kecewa
"kok oh? knapa? ngg seneng ya?"
"ahh engga kok hhe."
"ehhmm,,, din,, gimna kalo kita ngobrol diluar?"
"boleh"


*ditaman*
dinda dan david duduk berdua di sebuah taman dekat rumah dinda. mereka pun hanya berdiaman, tanpa ada yang memulai berbicara
"ehh.." dinda dan david bicara bersaman
"lu dulu ajj dav"
"ahh engak lu ajj kan ladies first hhe"
"dah lu ajj, w tadi cuma mau spik bayam ajj hhe"
"Oh.. iyah hhe. oia lu temennya tania kan? dia dah punya cowok blum?"
ucapan david membuat dinda kecewa. brarti slama arwah dia disisi w, dia ngg pernah inget??
"lu suka sama tania?"
"ahh,,, gimana ya? hhe abis tania lucu."
"ohh ya udah nanti w bantu deh."
"bener ya?? makasihhh ."
"oya vid, slama loe koma lu ngrasa apa aja?"
"w? w sih kayak mimpi gitu. w ketemu sama cewek, yang w ikutin slama brhari hari, tapi cewek itu ngg prnah mau deket ma w. kayaknya sih dia itu tania. makanya w pengen pdkt jga di dunia nyata hhe."
*apa?? jdi slama ini w dikira tania? ngg mungkin,, masa dia lupa sihh?!* lagi lagi dinda mengorbankan perasaannya. dia menjodohkan tania dengan david, dan perjodohan itu berhasil. hari ke hari dinda mulai merasa tak nyaman. dan dinda akhirnya memutuskan untuk pergi keluar kota dan melupakan semuanya.

*satu bulan kemudian*
dinda mulai merasa nyaman dengan kehidupn barunya. dan dia mulai bisa untuk terseyum bebas.
Kringgg Kringggg sebuah nomor tak dikenal menelpon dinda
"halo.. ini siapa?'
"ini gue david, loe ada dimana skarang> knapa loe ngilang?"
"eh,,, ehm w w,,, w cma mau mulai kehidupan baru ajj. tumben nelpon? knapa?"
"Gue pengen ngomong sama loe! loe ada dimana?! byar w ksono."
"Gue ada di smarangi, ngg mungkin kali lu ksini hha."
"oh smarang, oke deh! besok w ksana, lamyan w lagi libur kul, and disana ada rmah paman gue."
"eh.. benran? heee??"
"iyah, kita ketemuan dimana ni?"
"mm,, di pantai marina deh. bye"
"eh tunggu jam brapa?"
"loe tunggu ajj "


nit,, dinda mengakhiri telpon.

*keesokan harinya di pantai*

david terus menunggu dinda hingga larut malam, namun sosok dinda tak kunjung ia lihat.
"Dinda.. dimana loe? telpon lu ngg bisa gue hubungin."
david pun lelah dan berniat untuk pulang dan menunggu dikemudian hari. namun saat perjalanan ia pulang, ia melihat seorang perempuan sedang berjalan kearah pantai, perempuan itu adalah dinda.
"DINDAAAAA" --> teriak david
dinda pun menoleh, dan saat sadar bahwa david yang memanggilnya, dinda lari . david pun mengejar dinda, di tepi pantai dinda terjatuh.

"dinda knapa loe ngindar dari gue?"
"karna gue pengen ngelupain loe. loe ngg akan pernah ngerti apa yang gue rasain."
"gue ngerti.. gue tau.. w minta maaf."
"ngerti?? ngg akan ada yang bisa ngerti!"
"gue tau! sebernya cw itu bkan tania, tapi loe.. loe orang yang slama ini gue suka.. Loe cinta sejati gue yang slama ini gue cari."
dinda terdiam, david pun memeluk dinda....

"sebelumnya ku ikat hatiku
hanya untuk aku seorang
sekarang kau di sini hilang rasanya
semua bimbang tangis kesepian

kau buat aku bertanya
kau buat aku mencari
tentang rasa ini
aku tak mengerti
akankah sama jadinya
bila bukan kamu
lalu senyummu menyadarkanku
kau cinta pertama dan terakhirku"


THE END


"sorry ye kalo critanya rada anehh (aneh banget kali hha)